Supervisi Riset

Saurlin Siagian, M. A.

Saurlin

Saurlin Siagian, salah seorang inisiator Hutan Rakyat Institute (HARI), beraktivitas di arena issu agraria, sumberdaya dan hak asasi sejak tahun 2000 di Indonesia. Dia adalah salah satu pendiri Perhimpunan Bakumsu dan bekerja untuk lembaga hak asasi tersebut sejak tahun 2002 hingga 2006. Pernah mendapat tugas sebagai peneliti dari Brot fur die welt tentang buruh perkebunan sawit tahun 2011, melakukan supervisi penelitian pada staf perhimpunan Lentera, sebuah lembaga yang fokus pada issu perburuhan dan sawit tahun 2011-2012. Sejak 2010, tercatat sebagai pengajar sosiologi pembangunan di FISIP Universitas Darma Agung.

Aktivitas utamanya saat ini adalah sebagai konsultan lingkungan dan keadilan iklim untuk region Asia, VEM, sebuah organisasi internasional berbasis di Jerman. Tahun 2007 beliau mendapatkan beasiswa S2 dari Nuffic Neso di International Institute of Social Studies, Den Haag, Belanda. Beberapa kursus pendek relevan yang dia ikuti antara lain kursus globalisasi dan perdagangan internasional oleh IGJ, 2006, Kursus mengarus utamakan isu lingkungan dalam kebijakan publik, oleh CREM Belanda, kursus transisi agraria dan pedesaan, oleh ISS, tahun 2011. Saurlin menulis beberapa paper yang relevan dengan issu agraria, sawit dan hak asasi, antara lain “Unmasking the roundtable on sustainable palm oil”, 2008, versi populer dari tesis berjudul “Third generation of Human Rights in the palm oil Industry”, 2010, “The loss of reason, human rights violation in the palm oil industry”, dipublikasi oleh BfdW, 2011, “Landgrabbing di Sumatera Utara” (Jurnal Asasi Elsam, 2012), Konflik Agraria di Sumatera Timur (Jurnal Sawit Watch, 2012).

Noer Fauzi Rachman, Ph. D.

noerfauzi

Noer Fauzi Rachman, Ph.D. adalah pelajar politik dan perubahan agraria, gerakan sosial pedesaan, dan pendidikan rakyat, yang telah menekuni topik-topik itu selama sekitar 30 tahun semenjak 1985 sebagai pemula dan pemulai dalam aktivisme mahasiswa yang mengurusi masalah perampasan tanah untuk proyek-proyek pembangunan. Sekarang ia adalah Ketua Dewan Pengarah Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK), peneliti utama di Sajogyo Institute untuk Dokumentasi dan Studi Agraria Indonesia, anggota Dewan Pakar Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), dan mengajar di mata kuliah “Politik dan Gerakan Agraria”, Program S2 Sosiologi Pedesaan, Institut Pertanian Bogor.

Ia memperoleh gelar PhD di University of California, Berkeley, USA, tahun 2011 dalam bidang Environmental Science, Policy and Management (ESPM), dengan disertasi The Resurgence of Land Reform Policy and Agrarian Movements in Indonesia. Disertasi ini akan diterbitkan menjadi buku oleh Insist Press pada 2015/2016 ini. Ia menulis banyak buku, artikel dan panduan latihan, termasuk Petani dan Penguasa, Perjalanan Politik Agraria Indonesia (1999, Pustaka Pelajar bekerja sama dengan Insist Press dan Konsorsium Pembaruan Agraria); serta Land Reform dari Masa Ke Masa. Perjalanan Kebijakan Pertanahan Indonesia 1945-2012 (cetakan kedua oleh STPN Press, 2013). Karya terakhirnya adalah co-editor buku (bersama Dian Januardi) MP3EI. Master Plan Percepatan dan Perluasan Krisis Sosial Ekologi Indonesia, suatu bunga rampai yang berisi karya tulis sejumlah peneliti cum pegiat gerakan sosial, berdasar pada penelitian kolaboratif Sajogyo Institute.

Prof. Christian Lund

c-lund

Prof. Christian Lund adalah pengajar di Departement of Food and Resource Economics di Copenhagen University. Selama hampir dua dekade terakhir ia bekerja terkait isu tanah dan politik  di Afrika Barat dengan ketertarikan khusus mengenai politik lokal dan konflik sumber daya alam. Penelitian utamanya telah dilakukan di Niger, Ghana, Burkina Faso and Indonesia.

Link : christian-lund.dk